Pribumi.co.id Pangkep — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar edukasi mengenai radiasi dan perilaku aman bagi siswa SDN 51 Toli-Toli, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja individu mahasiswa KKN Unhas yang dilaksanakan di Kelurahan Tekolabbua. Edukasi dirancang secara sederhana dan interaktif agar materi mengenai radiasi dapat dipahami oleh siswa sekolah dasar.
Dalam kegiatan itu, siswa diperkenalkan pada pengertian radiasi, jenis-jenis sumber radiasi yang berada di sekitar kehidupan sehari-hari, hingga manfaat dan potensi risikonya apabila paparan terjadi secara berlebihan.
Sejumlah sumber radiasi yang diperkenalkan kepada siswa antara lain sinar matahari, telepon seluler, televisi, serta sinar-X yang digunakan dalam bidang kesehatan. Para siswa juga diberikan pemahaman bahwa radiasi tidak selalu bersifat berbahaya, karena dalam batas dan penggunaan tertentu justru memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia.
Selain mengenalkan konsep dasar radiasi, mahasiswa KKN juga menekankan pentingnya perilaku aman dalam menghadapi berbagai sumber paparan radiasi. Siswa diajak membiasakan penggunaan tabir surya ketika beraktivitas di luar ruangan, membatasi penggunaan gawai, menjaga jarak saat menonton televisi, serta menggunakan berbagai perangkat secara bijak sesuai kebutuhan.
Materi disampaikan menggunakan media presentasi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa sekolah dasar. Pendekatan tersebut dilakukan agar siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mampu memahami kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Penanggung jawab sekaligus pemateri kegiatan, Sheira Abideva H, menegaskan bahwa radiasi merupakan bagian dari lingkungan manusia sehingga yang diperlukan bukan rasa takut, melainkan pemahaman yang benar mengenai manfaat, risiko, dan cara menghadapinya.
“Radiasi ada di sekitar kita dan banyak memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Yang terpenting adalah mengetahui cara menggunakan dan melindungi diri dari paparan radiasi secara bijak agar tubuh tetap sehat,” ujar Sheira.
Menurutnya, edukasi sejak usia sekolah penting dilakukan agar anak-anak memiliki pemahaman yang tepat sekaligus tidak mudah menerima informasi yang keliru mengenai radiasi.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan adik-adik tentang radiasi sehingga mereka tidak mudah percaya pada informasi yang keliru. Dengan memahami manfaat, risiko, dan cara melindungi diri dari paparan radiasi, diharapkan siswa dapat menerapkan perilaku hidup sehat serta membagikan pengetahuan ini kepada keluarga dan teman-temannya,” katanya.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebatas penyampaian materi di ruang kelas. Pengetahuan dasar mengenai radiasi dan perilaku aman diharapkan dapat menjadi bagian dari kebiasaan siswa dalam beraktivitas, sekaligus diteruskan kepada lingkungan keluarga dan masyarakat.
Melalui kegiatan edukasi ini, mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas tidak hanya menjalankan program pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran kesehatan sejak dini di kalangan pelajar sekolah dasar.




