Pribumi. co. id Pangkep — Pelantikan Pengurus Korps Himpunan Mahasiswa Islam Wati (KOHATI) HMI Cabang Pangkep periode 2025–2026 berlangsung khidmat di Pangkep, Senin (8/12/2025). Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni organisasi, tetapi juga ruang refleksi intelektual melalui Studium Generale yang dibawakan alumni HMI, Muhammad Ramli, yang kini menjabat Anggota DPRD Kabupaten Pangkep.
Sejumlah tokoh dan senior HMI turut hadir, di antaranya dr. Indriyati Latief selaku Ketua Majelis Daerah FORHATI Pangkep, Syamsudiarti (Komisioner KPU), perwakilan Majelis Nasional KAHMI, Ketua Kopri PMII, serta tamu undangan lainnya. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua HMI Cabang Pangkep.
Dalam studium generalenya, Ramli menitipkan pesan tegas kepada kader HMI dan KOHATI agar mengambil peran sebagai mitra strategis pembangunan yang tetap kritis dan konstruktif. Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah daerah harus berjalan seiring dengan daya kritis kader terhadap kebijakan publik.
“Tujuan HMI secara sederhana adalah membentuk insan pencipta dan pengabdi yang bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah SWT. Artinya, meskipun masih berstatus mahasiswa, secara kelembagaan HMI memikul tanggung jawab moral kepada masyarakat,” ujar Ramli di hadapan peserta pelantikan.
Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif kader HMI dan KOHATI dalam mengawal pembangunan daerah. “Kolaborasi boleh, tetapi sikap kritis tidak boleh hilang. Kami juga berharap lahir inovasi dari kader—misalnya bersama eksekutif dan legislatif menginisiasi Perda beasiswa dan bantuan pendidikan, karena selama ini payung hukumnya masih sebatas Perbup,” jelasnya.
Pelantikan KOHATI HMI Cabang Pangkep ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran perempuan HMI dalam ruang intelektual, sosial, dan kebijakan publik, sekaligus mengokohkan gerakan kader yang berintegritas, peka terhadap kebutuhan daerah, dan konsisten mengawal kepentingan masyarakat.








