Pribumi.co.id, Pangkep — Pemerintah Desa Mattiro Walie, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkep, menunjukkan komitmen kuat terhadap tata kelola pemerintahan yang terbuka dan akuntabel.
Salah satu langkah nyata yang diambil adalah memasang baliho transparansi desa di halaman kantor desa, yang kini bisa dilihat langsung oleh masyarakat.
Baliho tersebut memuat informasi detail seputar rencana kerja dan anggaran kegiatan desa di tahun berjalan, termasuk sumber dana dan progres pelaksanaan berbagai program.
Langkah ini dilakukan untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengawasi sekaligus memahami jalannya pembangunan desa.
“Ini adalah bagian dari upaya kami mewujudkan pemerintahan desa yang terbuka dan bisa dipertanggungjawabkan. Dengan baliho ini, masyarakat bisa melihat sendiri apa saja kegiatan yang akan dan sedang berjalan,” ujar Kepala Desa Mattiro Walie, Hamzah, saat ditemui, Kamis (7/8/2025).
Menurut Hamzah, keterbukaan informasi publik bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga wujud penghormatan terhadap hak masyarakat untuk tahu dan turut serta mengawal pembangunan desa.
“Ini bentuk komitmen kami dalam pengelolaan pemerintahan desa yang transparan. Harapan kami, masyarakat tidak hanya tahu, tetapi juga ikut terlibat aktif mengawasi dan memberi masukan,” tambahnya.
Langkah Desa Mattiro Walie ini pun diapresiasi oleh berbagai kalangan, terutama tokoh masyarakat dan pemuda desa, yang menilai bahwa kebijakan ini memberikan ruang dialog yang lebih sehat antara pemerintah desa dan warganya. (*)







